Langsung ke konten utama

Postingan

"Senja di Jakarta", Menelanjangi Indonesia

  "Senja di Jakarta", salah satu karya besar Mochtar Lubis (dok.pribadi). “Berapa banyak sebenarnya di antara rakyat kita yang mengerti apa yang mesti mereka pilih? Tukang pidato yang pintar mudah saja menipu orang banyak di negeri kita” (Mochtar Lubis, Senja di Jakarta) Sebuah rapat partai digelar di sebuah tempat di ibukota. Di antara yang hadir ialah ketua partai berkuasa dan seorang politisi senior sekaligus pengusaha. Mereka membahas rencana pengumpulan dana sebagai persiapan logistik pemilu. Caranya ialah mendirikan perusahaan-perusahaan bodong dengan meminjam nama anggota keluarga sebagai pemimpin    perusahaan. Selanjutnya perusahaan abal-abal tersebut akan mendapat jatah lisensi impor dari pemerintah lalu menjual kembali lisensinya kepada perusahaan lain dengan harga berkali-kali lipat. Agar pengurusan perusahaan dan lisensi impor berjalan lancar, partai memanfaatkan jaringan kadernya yang telah menduduki posisi penting di sejumlah departemen dan kementerian. P...
Postingan terbaru

Marga T di Antara Rahasia, Luka, dan Trauma

Ia lahir 27 Januari 1943. Puluhan novel dan ratusan cerpen ia cipta. Salah satu karya terbesarnya, Karmila, menjadi tonggak bersejarah bagi Penerbit Gramedia. Namun, siapa sangka selama puluhan tahun ia memendam luka dan trauma akibat rangkaian nasib tragis pada masa kecil. Memoar “Seandainya” merupakan upayanya untuk melepaskan timbunan kepedihan dan kesakitan, serta menyelamatkan jiwa. "Seandainya", sebuah memoar oleh Marga T (dok. pri). Terlahir dengan nama Tjoa Liang Tjoe membuat banyak orang salah sangka. Marga T dianggap akronim dari Marga Tjoa. Padahal itu merupakan bentuk pendek dari nama baptisnya “MARGA (re) T” alias Margaret. Pada usia 5 tahun ia sudah menulis surat untuk kakeknya. Pada usia 6 tahun ia membayangkan seandainya   bisa menulis buku cerita yang bagus. Dua tahun kemudian sebuah cerita yang ditulisnya untuk tugas sekolah dibacakan oleh gurunya di depan kelas sebagai karangan terbaik. Semenjak kecil pula Marga T telah memiliki rasa ingin tahu yang bes...