Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

Karena SAWIT Hutanku SAKIT

Namanya cantik, Elaeis guineensis. Secara taksonomi tumbuhan ini termasuk ke dalam kelas Liliopsida (dulu disebut Monokotil), bangsa Arecales, suku Arecaceae dan marganya tentu saja Elaeis. Terdengar asing di telinga tapi jika menyebutnya sebagai Kelapa Sawit, semua orang pasti tahu. Inilah tumbuhan penghasil minyak berkualitas berharga tinggi di dunia yang kini menguasai sebagian daratan Indonesia.
Perkebunan kelapa sawit memang menjadi sub sektor perkebunan andalan Indonesia. Lebih dari 7 miliar USD disumbangkan sub sektor ini ke dalam pundi-pundi devisa negara. Indonesia pun menjadi pemimpin di antara negara produsen minyak kelapa sawit. Bersama Malaysia, negara kita menguasai tak kurang 80% dari total produksi minyak kelapa sawit mentah dunia.
Areal perkebunan kelapa sawit pun berkuasa di bumi Indonesia. Sejak diperkenalkan pertama kali  tahun 1911, sub sektor ini mulai menggeliat pada tahun 1970. Namun perkembangan perkebunan kelapa sawit di Indonesia meningkat pesat sejak tahun 1…

Grup Cilik Tur 30 Kota: Potret EKSPLOITASI Tersamar Apresiasi ?

Di sebuah gerai makan, sambil menyantap hidangan saya diam-diam menyimpan senyum sambil nguping perbincangan yang berlangsung di meja sebelah. Seorang Ibu dengan setengah kesal beberapa kali menegur sang anak untuk segera makan. Tapi sang anak laki-laki itu tampak cuek dan asyik sendiri dengan sepasang earphone menancap di kedua telinganya. Akhirnya saya tahu apa yang sedang didengar oleh sang anak. Saya tersenyum lagi.
“mungkin inilah rasanya rasa suka pada dirinya
sejak pertama aku bertanya facebook-mu apa nomermu berapa..”
Satu dari sekian banyak warna dan inspirasi yang hilang dan dirindukan dari panggung musik Indonesia adalah hadirnya penyanyi-penyanyi cilik yang melagukan kehidupan dan keceriaan anak-anak. Hilangnya lagu anak-anak dari ruang dengar kita selaras dengan langkanya tontonan dan bacaan khusus anak yang benar-benar menyuarakan keceriaan masa kecil. Bukan tidak ada sama sekali, tapi panggung untuk anak-anak memang telah lama tutup baik di media cetak maupun televisi. Yan…

S A T U jam untuk B U M I

“Satu Jam ini Tidaklah Akan Menghapus Dosa Keborosan yang Selama Ini Kita Lakukan. Tapi Satu Jam Saja Bisa Menjadi Awal Untuk Memperbaiki Diri dan Bumi”

Mengusung slogan “Ini Aksiku!, Mana Aksimu?”, puncak kampanye Earth Hour 2013 dilakukan secara serentak pada 23 Maret 2013 di sejumlah kota dan tempat di Indonesia. 


Ratusan orang yang hilir mudik menikmati malam minggu di landmark kota Jogja berkumpul bersama untuk ikut menyuarakan salah satu hari kasih sayang untuk bumi ini. Namun demikian gaung Earth Hour 2013 di Yogyakarta kali ini sepertinya kurang menggema. Bukan tanpa partisipasi, tapi pemilihan tempat Titik Nol Kilometer kurang mewakili simbol dari puncak kampanye ini. Meski mewakili pusat kehidupan masyarakat Yogyakarta, namun sampai saat switch off ceremony tiba pada pukul 20.30 WIB tempat ini nyaris tak berubah. Lampu-lampu jalan dan sejumlah gedung tetap berpendar. Di sepanjang Jalan Malioboro pun demikian, hanya sejumlah gedung atau toko yang sudah tutup yang lampunya tak l…

Kau Tak D I B U A N G

Saya hanya bisa setengah memeluk sambil tersenyum ketika seorang sahabat datang beberapa waktu lalu dan berkata : “Kamu benar, Ndra..”.
Tapi sesaat setelah ia pergi, mata ini diam-diam berkaca-kaca, ada iba sekaligus doa untuknya. 
Jangan merasa kau telah dibuang, teman. Meski kamu sudah membuktikan sendiri jika hidup ini bukan hanya masalah mempercayai, tapi juga menerima. Sekuat apapun keyakinanmu pada seseorang, pada akhirnya kita hanya sedang menjalankan suratan Tuhan, kau pasti tahu itu. Seberapapun besar cintamu pada sesama, pada akhirnya jalan hidup kita masing-masing sudah digariskan Tuhan. Maaf jika dulu aku sering tersenyum dan tertawa setiap kali mendengar ceritamu, itu bukan senyuman mencibir, itu adalah jawabanku untuk setiap keluh yang kau kesahkan dulu. Bukan perkataanku yang benar, tapi suratan yang sudah menunjukkan jawabannya untukmu.
Teman, kau salah jika menganggap dirimu terbuang. Kau jelas harus bersyukur karena mendapatkan ucapan perpisahan terindah itu. Itu tandan…

Becak-Becak MALIOBORO

Lajunya yang lambat mungkin mewakili filosofi Jawa “alon-alon asal kelakon”. Bentuknya yang itu-itu saja boleh jadi menunjukkan prinsip “nerimo” sekaligus menitipkan pesan bahwa nilai-nilai budaya seharusnya terus dijaga dan dicintai apapun zamannya. Tak akan maju sebuah peradaban jika tak diawali dari sebuah kesederhanaan. Itulah suara becak.
Selalu menarik untuk memandangi setiap becak yang melintasi Malioboro. Mereka tak hanya bersaing berbagi jalan dengan transportasi modern. Tapi juga bersaing menarik penumpangnya. Ada tukang becak yang nakal dengan memanfaatkan keluguan wisatawan untuk merauk banyak rupiah. Ada yang kerap setengah memaksa dan terus mengikuti berjalan di belakang sampai akhirnya ia menyerah. Kadang kita memandang benci kepada tukang-tukang becak seperti demikian. Tapi saya yakin mereka tak pernah berangkat dari rumah dengan niat demikian. Kehidupanlah yang memaksa mereka bersaing satu sama lain dengan menggunakan beragam cara demi memastikan Rp. 20.000 dapat dibaw…

Salute to KAHITNA | 10 Hits KAHITNA Sepanjang Masa

Bicara KAHITNA memang seperti  bicara cinta. Lagu-lagu mereka memang layaknya ungkapan hati setiap orang yang merasakan cinta. Lagu-lagu itu mungkin tak seluruhnya berisikan lirik yang puitis, tapi efeknya bagi banyak orang selalu puitis dan romantis. Meski kadang dianggap hiperbolis, lagu-lagu KAHITNA justru sebuah ringkasan kisah yang realistis.
Tak pernah berhenti mencetak hits, sepanjang perjalanan musikalnya KAHITNA selalu sukses melahirkan masterpiece dari setiap albumnya. Beberapa lagu mereka bahkan lestari dan tetap bertahan di hati dan ingatan banyak orang untuk rentang waktu yang panjang.
Bagi para penggemarnya semua lagu KAHITNA adalah karya abadi. Bagi sebagian orang juga terlalu banyak jika harus menyebutkan daftar hits KAHITNA. Tapi setidaknya ada beberapa lagu KAHITNA yang terbukti mendapatkan apresiasi panjang dari pendengar musik Indonesia. Sebagian menjadi soundtrack hidup bagi banyak orang. Berikut ini adalah 10 hits KAHITNA yang paling mengena di hati dan ingatan b…