Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

11 Tahun Kompasiana, Jurnalisme Warga di Tengah Obsesi Popularitas

Hari Minggu lalu, 13 Oktober 2019, blog saya ini tepat berumur satu tahun. Lebih tepatnya satu tahun umur www.hendrawardhana.com. Cikal bakalnya sendiri, yakni wardhanahendra.blogspot.com sudah ada sejak 2011.
Akan tetapi blogpost ini bukan membahas hendrawardhana.com. Rasanya tak ada yang istimewa dari blog ini kecuali bahwa saya senang mengetahui telah banyak tulisan yang tertuang di dalamnya. Selebihnya belum ada keunggulan dari blog pribadi ini yang pantas untuk diangkat sebagai cerita khusus.
Beda halnya dengan Kompasiana yang kebetulan juga berulang tahun pada bulan Oktober. Kompasiana resmi menjejak umur 11 tahun pada 22 Oktober 2019. 

Dengan umur yang telah melampaui satu dasawarsa, tentu banyak keistimewaan yang melekat pada Kompasiana.Silakan mencari tahu di google, di buku-buku, di dokumentasi-dokumentasi acara, atau di naskah-naskah hasil penelitian. Kompasiana bisa ditemukan di sana. Atau masuki saja rumahnya yang beralamat di www.kompasiana.comuntuk merasakan langsung.
Taman…

Festival Bocah Dolanan 2019: Merindukan Dolanan, Menolak Jadi Robot

"Ponsel pintar adalah simbol kedigdayaan teknologi modern. Namun, penggunaan gawai canggih tersebut secara berlebihan telah memangsa anak-anak dan menjadikan mereka robot yang kehilangan kepekaan. Dolanan atau permainan anak tradisional bisa menjadi pemulih dan penyeimbangnya"


Minggu pagi, 13 Oktober 2019, halaman Museum Radya Pustaka di Kota Surakarta terlihat ramai dan meriah. Banyak orang dari Car Free Day di Jalan Slamet Riyadi membelokkan langkahnya untuk ke halaman museum. Sebuah panggung di depan pintu museum segera dipenuhi masyarakat dan terutama anak-anak.
Tabuhan musik dan suara riang bocah membuat suasana pagi dilingkupi keceriaan. Cuaca yang cerah kian berwarna dengan tingkah para bocah. Sebuah lagu berbahasa Jawa terdengar keras dinyanyikan.
“Ayo kanca dolanan neng jaba, padhang wulan wulane kaya rina Rembulane sing awe-awe Ngelingake aja padha turu sore”
Lagu riang tersebut mengiringi dolanan Padhang Wulan atau Padhang Bulan. Liriknya berisi ajakan kepada anak-anak …

Muhammad Nabi Cinta, Orang Kristen Melawan Islamofobia

Islam adalah doktrin-doktrin kekerasan yang menakutkan. Islam adalah seperti yang dipertontonkan oleh Al Qaeda dan ISIS. Islam tidak menghargai HAM dan tidak memberi ruang kesetaraan.
Begitulah Islam dalam pandangan umum Craig Considine, seorang penganut Katolik, ketika masih remaja. Persepsinya tentang Islam dan umat muslim ketika itu senada dengan pemberitaan-pemberitaan media, terutama di Amerika Serikat yang dilingkupi Islamofobia.
Ketidaktahuan sebagian besar orang Amerika tentang Islam, ditambah egoisme dan kecerobohan media yang menutup mata pada keramahan dan kerahmatan Islam telah mendorong tumbuhnya kebencian terhadap Islam. Sementara di berbagai belahan dunia, kelompok-kelompok fanatik memanfaatkan ketidaktahuan ini dan dengan sentimennya masing-masing terus menebarkan ketakutan untuk memecah belah masyarakat.
Melawan Islamofobia Namun, Craig memilih berdamai dengan diri sendiri. Ia tak mau terus-menerus disesatkan oleh narasi-narasi yang meragukan tentang Islam.
Craig dengan mi…

Batik Music Festival dan Mantra Cinta Yovie and His Friends di Prambanan

“Datang aja dulu. Kalau ga bisa kontak aku”, begitu salah satu pesan percakapan saya dengan seseorang pada Sabtu pagi, 5 Oktober 2019. Semula saya tak mengenal pengirimnya. Hanya dari foto profilnya seorang wanita. Ia kemudian memperkenalkan diri, Novya dari kompas.com yang ada di Prambanan, tempat digelarnya Batik Music Festival.
Sejak jauh hari saya memang sudah menyiapkan langkah ke Batik Music Festival. Sebuah kesalahan dan kerugian jika melewatkan Yovie and His Friends, apalagi turut dalam rombongan ada KAHITNA. Sebagai soulmateKAHITNA ini akan jadi kesempatan sekali lagi untuk menunaikan ibadah cinta.
Namun, Sabtu itu saya memilih untuk tidak terburu-buru datang ke Candi Prambanan karena sejak dini hari diterpa masuk angin beserta gejala diare. Hingga tengah hari saya sudah keluar masuk toilet sebanyak tiga kali.
Kondisi badan yang kurang nyaman membuat saya berencana berangkat sore hari. Akan tetapi usai percakapan singkat dengan Novya saya memutuskan berangkat lebih awal dari ren…