Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Batik

Pakai Batik Keren, Bukti Ferdy Sambo Sangat Cinta Tanah Air

Kamu adalah apa yang kamu pakai.   Sudah lama kita mengenal pepatah bijak di atas. Terutama untuk menerangkan bahwa busana atau pakaian yang dikenakan seseorang mencerminkan pemakainya. Ferdy Sambo dengan batiknya yang keren di pengadilan (foto: liputan6.com). Walau ada pula pepatah yang menyarankan agar kita tidak menilai seseorang dari sampulnya, tapi pakaian seringkali secara akurat menjelaskan karakter, prinsip, atau kepribadian seseorang. Kita juga sering sengaja memilih pakaian tertentu sebagai pembawa pesan tentang nilai dan pemikiran yang ingin kita sampaikan. Misal, mengenakan pakaian serba hitam atau gelap ke acara pemakaman menandakan kita sedang merasakan kesedihan. Menggunakan baju penuh warna ke acara reuni mengandung makna bahwa kita sedang bahagia. Begitu pula orang yang setiap hari suka mengenakan pakaian kasual kemungkinan besar merepresentasikan karakter pemakainya yang santai dan luwes. Selain itu, pakaian atau busana tertentu juga sering dipilih karena pemakain...

Yogyakarta dan Cintanya Pada Batik Indonesia

Yogyakarta dan batik, keduanya tak bisa dipisahkan. Meski budaya membatik tumbuh hampir di banyak daerah di Nusantara, namun Yogyakarta lah yang dianggap sebagai episentrum batik Indonesia. Bahkan, kini dunia menatapnya sebagai salah satu jantung kerajinan paling mempesona. Badan Kerajinan Dunia atau World Craft Council (WCC) telah menobatkan Yogyakarta sebagai Kota Batik Dunia ( The World’s Batik City )   pada ulang tahun WCC ke-50 di Tiongkok pada 18-24 Oktober 2014.     Sebanyak 3000 anggota masyarakat Yogyakarta membatik secara massal pada kain sepanjang 3005 meter tanpa putus. Kegiatan ini berlangsung pada 2 Oktober 2014 di Alun-alun Utara Keraton Yogyakarta (dok. pri). Predikat Kota Batik Dunia pantas disandang oleh Yogyakarta. Selain menjadi pusat batik yang memiliki banyak perajin batik, Yogyakarta juga mewarisi jejak sejarah dan perkembangan batik di Indonesia. Kota budaya ini memiliki daya yang tak terbatas dalam mempertahankan tradisi serta k...

Biarkan Dunia Ikut Memiliki Batik Indonesia

Batik adalah kain tradisional Indonesia yang sangat berharga. Pada selembar batik terdapat nilai historis, serta nilai seni dan budaya bangsa yang tiada duanya. Proses dan teknik pembuatan batik pun kental dengan kearifan lokal yang dijunjung masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, batik sesungguhnya lebih dari sekadar kain bermotif, melainkan cerminan jati diri bangsa Indonesia. Karena keistimewaannya, pada 2 Oktober 2009 UNESCO menetapkan dan mengukuhkan batik Indonesia sebagai “Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Non-bendawi“ atau Masterpiece of The Oral and Intangible Heritage of Humanity . Meski batik sudah lama menarik perhatian, namun pengakuan oleh UNESCO tersebut semakin meningkatkan pamor batik di tengah-tengah masyarakat, baik di dalam negeri maupun manca negara. Batik, kain tradisional yang memancarkan jati diri bangsa Indonesia. Di Indonesia respon  terhadap pengukuhan batik sebagai warisan dunia dapat dilihat dalam berbagai bentuk. Salah satun...

Melihat Batik Indonesia yang Berbeda di Yogyakarta

Ruangan di lantai satu Taman Budaya Yogyakarta (TBY) pada Jumat (21/6/2013) sore itu berbeda dari hari-hari biasa. Suasana di dalamnya terlihat manis dipenuhi lembaran kain serupa lukisan dengan aneka rupa dan sapuan warna. Ukurannya pun beragam, mulai dari yang kecil menempel di dinding, hingga yang besar digantung pada langit-langit ruang. Lukisan Batik yang menggambarkan keindahan Indonesia dengan aneka tumbuhan berbunga dan kupu-kupu. Gambar-gambar itu bukanlah lukisan biasa di atas kanvas. Melainkan lukisan yang dibuat dengan cara membatik di atas kain dengan perpaduan beberapa media lukis. Beberapa di antaranya juga diwarnai dengan cara dicelup layaknya kain batik. Semua lukisan batik tersebut merupakan karya para seniman lukis dan batik di Yogyakarta. Salah satu lukisan yang menarik berjudul “Generasi Bangsa” karya Beni Rismanto. Pada kain berukuran 200x100 cm, tergambar wujud seorang anak manusia yang tersenyum dengan posisi tubuh merebah miring. Latarnya beru...