Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label newmont

Mempertahankan Detak Jantung Alam di Batu Hijau

  Kolam di kebun bibit Comdev Newmont (dok. Hendra Wardhana). Dunia tambang selalu membuka ruang perdebatan. Rentetan pertanyaan silih berganti tak pernah usai meski jawaban telah dihadirkan. Apalagi, jika masalah yang diangkat seputar dampak terhadap alam atau lingkungan. Pembersihan lahan, pembukaan hutan, peledakan bukit, hilangnya flora dan satwa khas, pencemaran tanah hingga guyuran limbah ke perairan, semuanya meninggalkan luka di jantung alam.     Apa yang PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) lakukan untuk menambang bijih tembaga dari dalam bumi Sumbawa Barat di Batu Hijau mungkin sama dengan kegiatan pertambangan serupa di tempat lain. PTNNT juga melakukan pembukaan lahan hingga menghasilkan limbah/tailing dalam jumlah besar. Namun, ada komitmen untuk bertindak etis pada lingkungan yang menjadi rambu-rambu dan mengarahkan kegiatan pertambangan PTNNT.   Lubang tambang Newmont di Batu Hijau. Upaya mengurangi gangguan dan kerugian ling...

Tarsim dan Sepenggal Kisah Hidupnya di Atas Kapal

Pak Tarsim adalah seorang awak kapal. Tapi bukan di kapal barang atau kapal penumpang ia bertugas. Melainkan di kapal survey PT. Newmont Nusa Tenggara (PTNNT) yang bernama Tenggara Explorer.  Di Tenggara Explorer ia adalah awak senior. Bukan semata-mata usia yang jadi patokannya, melainkan lama dia bertugas di kapal PTNNT. Ia sudah hidup dengan kapal Newmont sejak 1997. Sebagai perbandingan nahkoda Tenggara Explorer saat ini baru bertugas kurang dari 6 bulan. Pada saat pembangunan tambang Batu Hijau dimulai, Pak Tarsim bertugas di kapal yang membawa pekerja konstruksi dari Lombok ke Sumbawa Barat. “Saat itu sehari saya bolak-balik bawa 600 pekerja ”, katanya mengenang masa awal bekerja melayani kebutuhan PTNNT. Saat ini di Tenggara Explorer ia bertugas sebagai operator sling untuk menurunkan dan menaikkan Rosette sampler dan alat survey lainnya. Menjadi awak kapal survey membuatnya merasakan berbagai pengalaman. Bekerja dengan shift 30-10 mengharuskannya bertu...

Bertemu Dua Mantan di Tambang Newmont

Hai, selamat bertemu lagi! (dok. pribadi). Selama masih ada di bumi yang sama, bersiaplah bertemu dengan orang-orang lama. Ini bukan pepatah, melainkan kenyataan bahwa dalam hidup ini kita seringkali mengalami perjumpaan-perjumpaan tak terduga dengan orang-orang yang tak pernah terbayangkan akan bersua. Begitupun yang saya alami selama Newmont Bootcamp di Sumbawa Barat. Indonesia ternyata tak seberapa luas. Pada kegiatan tersebut saya bertemu dengan 2 wanita berlabel “ mantan" yang pernah   sangat “ dekat ” dengan saya. Keduanya adalah mantan tetangga kos yang tinggal berdekatan dengan rumah eyang tempat saya tinggal dan ngekos di Yogyakarta. Yang pertama adalah Azmi. Wanita yang tingginya sekitar 150 cm ini mengejutkan saya ketika berkenalan di pelabuhan Kayangan. Ia ternyata baru saja meninggalkan Yogyakarta pada Januari 2016 setelah 3 tahun menempuh studi Pascasarjana di program studi Ilmu Lingkungan, Fakultas Geografi UGM. Tempatnya kuliah hanya terpisah...