Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2012

Sudah Cukup

Bismillah. Hari ini, 21 Februari 2012. 
Aku perlu bertanya itu pada diri sendiri. Karna nyatanya aku tahu, juga sedari lama aku berusaha untuk tahu diri. Aku adalah orang yang tak pernah kau harapkan ada. Maaf jika suudzon. Tapi jauh di sini, aku merasakan itu. Aku ingat, lebih dari setahun kemarin, atau bahkan lewat 3 tahun lalu, saat aku nyatanya hanya jadi pemeran pengganti yang datang mengacaukan sepenggal cerita mu. Maaf.
Lebih dari setahun kemarin, saat kau “pergi” dengan cara yang rasanya lebih persis sebagai cara menepikanku. Saat tanpa kata, saat semua banyak kata yang pernah kau bagikan untuk aku dengarkan, lenyap seketika saat mentari terbit kembali esok harinya..
Apa sebegitu parahnya aku di depanmu hingga kata terakhirmu saja aku tak boleh mendengarnya langsung ?. Rasanya bagai ada palu berat yang tiba-tiba menghajarku saat tahu yang sebenarnya, dan itu bukan dari mulutmu. Ke mana kamu yang selama 2 pekan begitu cerewet di bangsal itu. Mungkin saja waktu itu kau hanya bersa…