Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label 27 TAHUN KAHITNA

TENTANG KAHITNA, TENTANG SURATAN

Menyebut nama KAHITNA ingatan orang tak akan jauh dari tembang cinta. Grup band yang dibentuk di Bandung 27 tahun silam ini memang sudah lama dinobatkan sebagai juragan lagu cinta. KAHITNA yang dipimpin oleh Yovie Widianto juga tak pernah asal mengeluarkan lagu. Selain memiliki pakem dalam hal syair dan lirik, KAHITNA juga memiliki genre musiknya sendiri yakni “Pop KAHITNA”. Membahas KAHITNA tak cukup sebatas pada syair lagunya yang manis, romantis dan menghadirkan sejuta cinta. KAHITNA juga dikenal sebagai band pop yang selalu berhasil menyuguhkan musik berkelas. Jika untuk urusan vokal KAHITNA memiliki barisan vokalis terbaik di negeri ini, maka untuk urusan aransemen musik, KAHITNA diakui sebagai band yang berwibawa berkat aransemennya yang selalu rapi. Dari sekian banyak lagu KAHITNA, ada beberapa lagu yang boleh diambil untuk menyimak seperti rapinya band ini. Selain 2 super hits Cerita Cinta dan Cantik, ada 5 lagu KAHITNA yang dapat menjadi referensi untuk membaca war...

27 TAHUN KAHITNA bagian empat: Tentang Diriku

9 tahun sudah saya menyenangi KAHITNA sebagai sebuah grup yang lagu-lagunya bisa memenuhi selera hati dan telinga saya. Sepanjang itu pula saya tumbuh sebagai seorang penggemar yang melewati berbagai fase perkembangan. Saya jelas jauh dari predikat grupies, penggemar yang setia berada di depan panggung setiap kali idolanya beraksi. Namun demikian sayapun pernah melalui fase alay sebagai seorang penggemar. Tiga tahun pertama menjadi soulmateKAHITNA jelas masa-masa di mana saya tampak begitu freak, mencoreti setiap lembar kertas, tiap bangku dan meja, lalu memutar lagu-lagu mereka kapanpun dan menyanjungnya di manapun tak kenal kondisi. Juga mengutip banyak syair lagu KAHITNA sebagai komentar dan beberapa hal lain yang secara pribadi saya identikkan dengan ekspresi alay seorang penggemar baru. Lambat tahun bentuk-bentuk ekspresi tersebut berkurang, namun bukan berarti kekaguman saya pada KAHITNA luntur. Sebagai seorang penggemar saya mulai memaknai KAHITNA dalam konteks yang se...

27 Tahun KAHITNA bagian TIGA

"Saya memang belum lama akrab dengan lagu-lagu mereka.  Saya baru dilahirkan sebagai penggemar KAHITNA di era soulmateKAHITNA, generasi penggemar setelah era KAHITNAmania. Lagu pertama yang saya hafal adalah Tak Mampu Mendua, itu ketika saya masih duduk di bangku SMA. Tapi lagu-lagu mereka memang pisau bermata dua. Syairnya manis, tapi maknanya sadis. Liriknya puitis, tapi gampang membuat hati menangis. Jika dengan mendengarkan mereka kamu ingin sembuhkan luka, pikirkan lagi saja, karena saat bangun nanti boleh jadi lukamu makin menganga.  Oleh karena itu, percayalah kepada saya, mendengarkan lagu-lagu KAHITNA itu perlu kesiapan hati yang lebih dari sekedar membaca sebuah lirik atau mendengar musik. Jangan dengar KAHITNA saat kamu sedang merasakan sakit hati, itu hanya akan membuatmu seperti mati. Dengarlah mereka saat hatimu bahagia, maka kamu akan menikmati keindahan musiknya".

"JANGAN HINA KAHITNA" (sebuah catatan jelang 27 tahun KAHITNA)

Saya mencoba mengingat-ingat lagi tanggapan seorang pembaca pada sebuah tulisan saya tentang KAHITNA sekitar 2,5 tahun lalu. Pada kolom komentar, ia meninggalkan pesan berbunyi “Jangan Hina KAHITNA”. Jujur saja saya tertawa membacanya saat itu. Tapi saya juga terlambat mengerti apa maksud dari ungkapan yang ia katakan sebagai bentuk dukungan kepada musik Indonesia. Ketika itu saya berfikir “Jangan Hina KAHITNA”  hanyalah sebuah komentar spontan yang mengambil nama KAHITNA untuk mewakili separuh  musik Indonesia. Tapi malam ini saya baru mengerti jika “Jangan Hina KAHITNA” ternyata sesuatu yang benar-benar ada dan eksis di masa 2007 sampai 2008. Adalah seorang penulis buku sekaligus pesohor bernama Miund yang menginisiasi “Jangan Hina KAHITNA” sebagai sebuah gerakan unik. Saya tak mengerti alasan pasti di balik gerakan yang ia hembuskan dan seketika menjadi populer di masa itu. Meski disampaikan dengan gaya tulisan yang terkesan hanya canda, tapi Miund serius mengusung...

27 Tahun KAHITNA: Cinta yang Tak Pernah Kehilangan Rasa

“di balik lirik lagu yang disuka, tersirat curahan hati dan rasa, entah bahagia maupun luka”.  Ungkapan itu sangat sepadan dengan lagu-lagu KAHITNA. Tak perlu susah berkeluh kesan tentang cinta segitiga yang berakhir parah, orang suka meminjam lagu “Aku Dirimu Dirinya”. Daripada menceritakan luka lama karena harapan palsu, orang akan katakan “Cinta Sendiri”. Sementara jika  jatuh cinta salah waktu ada lagu  “Tentang Diriku” atau cinta yang takkan satu ada lagu berjudul “Soulmate”. Bagi yang sedang bimbang menjalani cinta beda agama lagu  “Nggak Ngerti” yang mewakilinya. Dan bagi yang sedang susah move on lagu “Mantan Terindah” adalah soundtracknya. Namun KAHITNA bukan hanya tentang cinta yang menyedihkan. KAHITNA juga tentang kisah cinta yang membahagikan. Tak Sebebas Merpati, Cerita Cinta, Cantik atau Menikahimu sangat pas untuk menggambarkan indahnya cinta. Tapi tak sedikit pula yang melabeli KAHITNA sebagai band cengeng dengan syair yan...

Salute to KAHITNA | 10 Hits KAHITNA Sepanjang Masa

Bicara KAHITNA memang seperti  bicara cinta. Lagu-lagu mereka memang layaknya ungkapan hati setiap orang yang merasakan cinta. Lagu-lagu itu mungkin tak seluruhnya berisikan lirik yang puitis, tapi efeknya bagi banyak orang selalu puitis dan romantis. Meski kadang dianggap hiperbolis, lagu-lagu KAHITNA justru sebuah ringkasan kisah yang realistis. Tak pernah berhenti mencetak hits, sepanjang perjalanan musikalnya KAHITNA selalu sukses melahirkan masterpiece dari setiap albumnya. Beberapa lagu mereka bahkan lestari dan tetap bertahan di hati dan ingatan banyak orang untuk rentang waktu yang panjang. Bagi para penggemarnya semua lagu KAHITNA adalah karya abadi. Bagi sebagian orang juga terlalu banyak jika harus menyebutkan daftar hits KAHITNA. Tapi setidaknya ada beberapa lagu KAHITNA yang terbukti mendapatkan apresiasi panjang dari pendengar musik Indonesia. Sebagian menjadi soundtrack hidup bagi banyak orang. Berikut ini adalah 10 hits KAHITNA yang paling mengena di hati ...

27 TAHUN KAHITNA

“sepeda kumbangku masih ada di garasiku dan kenangan tentangmu, masih tersimpan di lubuk hatiku” Mendengar nama KAHITNA orang akan mengingat sebuah grup musik lawas beranggota banyak. KAHITNA memang band lawas, lahir 24 Juni 1986 namun hingga kini masih berkibar dan kompak sebagai kelompok musik dengan 9 personel. Menyebut nama KAHITNA orang akan mengingat lagu cinta. Dan mengingat lagu cinta KAHITNA, orang akan mudah menyebutkan  Cerita Cinta, Cantik, Andai Dia Tahu hingga Mantan Terindah.  KAHITNA memang meringkas seluruh kisah cerita cinta. Dari cinta bahagia hingga cinta perih, dari setia hingga mendua, dari kepastian hingga harapan palsu, dari cerita yang menyemangati diri hingga kisah yang menyakiti hati.  bersambung