Untuk kali pertama, Babad Diponegoro yang telah ditetapkan sebagai Warisan Ingatan Dunia oleh UNESCO “dialihwahanakan” dalam bentuk visual. Sebanyak 51 lukisan dibuat secara khusus dengan mengacu pada pupuh-pupuh yang termuat dalam naskah Babad Diponegoro. Pemilihan kisah yang diangkat melibatkan para akademisi dan sejarawan. Sementara para pelukisnya merupakan seniman pilihan yang juga melakukan riset dan mengumpulkan informasi. Lukisan yang menggambarkan sosok Pangeran Diponegoro saat berusia 20 tahun. Wajahnya mirip Jokowi (dok. pri). Hasilnya tercipta visual-visual indah sekaligus mengejutkan yang secara naratif menceritakan riwayat hidup Pangeran Diponegoro sejak kelahirannya. Semua lukisan itu bisa disimak dalam Pameran Sastra Rupa “Gambar Babad Diponegoro” yang berlangsung di Jogja Gallery, 1-24 Februari 2019. Di antara semua lukisan yang dipamerkan, ada lukisan yang memiliki daya pikat khusus sehingga segera menarik perhatian manakala pertama ka...
di sini dan di ujung jalan itu