Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Kisah Nestapa Membeli Buku di Gramedia.com

Sebagai penikmat buku saya selalu menyambut gembira setiap kali datang kesempatan mendapatkan buku bermutu. Oleh karena itu, saat Gramedia.com membuka kran penjualan buku dengan diskon 50% dalam rangka Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) pada 12 Desember 2017 lalu, tanpa banyak pertimbangan saya langsung mengikutinya. Apalagi, gairah dan mood membaca saya sedang bagus. Pada 2017 saja buku yang saya beli sekitar 70 buah di mana 55 di antaranya untuk saya baca sendiri sedangkan sisanya saya hadiahkan kepada keponakan, teman, dan juga disumbangkan. Jumlah buku yang saya beli dan saya baca pada 2017 tersebut melonjak drastis dibanding tahun 2016 di mana saya hanya membaca sekitar 5 buku saja.

Menyadari akan berlomba-lomba dengan banyak penikmat buku lainnya yang mengincar Harbolnas Gramedia.com, maka sejak 11 Desember saya sudah mulai membuat daftar buku yang ingin dibeli dan memeriksa ketersediaanya di halaman Gramedia.com. 
Kemudian pagi hari 12 Desember setelah subuh saya segera mel…

Kisah Bu Sri, 40 Tahun Berjualan Pecel di Pasar Klojen Malang

Jam masih menunjukkan pukul 05.30 ketika saya memasuki Pasar Klojen Malang. Saat itu hanya ada sedikit lapak penjual yang sudah buka. Aneh memang pasar tradisional yang umumnya ramai di pagi hari justru terlihat sepi. Namun, begitulah keadaan Pasar Klojen sekarang. Banyak penjualnya telah pindah ke pasar-pasar lain, sementara warga Malang yang berbelanja di sana sudah surut jumlahnya sejak lama. Bisa dikatakan hanya penjual dan pembeli yang saling setia yang sekarang masih menjejakkan kakinya di Pasar Klojen.
Salah satu penjual yang setia bertahan di Pasat Klojen adalah seorang penjual pecel bernama Bu Sri. Kedatangan saya pagi itu juga untuk bertemu dengannya sambil menyantap pecel racikannya.
Ketika saya datang Bu Sri masih sibuk menyiapkan bahan untuk menyajikan pecel. Ia tampak cekatan menata wadah-wadah di atas meja kayu. Wadah-wadah itu berisi antara lain sayuran, bumbu pecel, dan aneka lauk yang mengundang selera.
Tempat Bu Sri berjualan hanya berupa lapak sederhana di dekat pintu …