Langsung ke konten utama

Roti Panggang Baik-Baik

Saya bukanlah penikmat roti meski selalu suka jika diberi roti isi pisang atau bika ambon. Oleh karena itu saya pun sering heran pada diri sendiri mengapa membeli roti atau biskuit padahal pengalaman kerap berbicara semua itu sering terbuang dan tak habis sampai akhirnya masa kadaluarsa tiba. Begitupun Sabtu kemarin, seperti lupa ingatan telah membeli sebungkus roti tawar beberapa hari sebelumnya. Masa kadaluarsanya masih agak lama lalu harus saya apakah?.

Sedetik berfikir sayapun membawanya ke dapur. Mungkin karena pada dasarnyasuka bereksperimen dengan dapur maka saya pun mengambil sebungkus mentega, gula halus dan susu coklat. Roti panggang tiba-tiba muncul di pikiran.

Setengah sendok mentega saya lumerkan di atas panci teflon. Setelah mencair sepotong roti saya masukkan. Setengah menit kemudian dibalik dan semenit kemudian saya sudah mengulangi untuk memanggang roti-roti berikutnya. Setiap roti saya panggan dengan setengah sendok mentega. Sambil agak ditekan supaya mentega merata ke semua permukaan roti meski biasanya hanya ujungnya saja yang lebih matang.


Cukup 5 menit untuk memanggang 4 lembar roti tawar. Dengan taburan gula halus (bukan gula pasir) lalu siraman sedikit susu coklat sepiring roti panggang jadi teman saya siang itu meski akhirnya baru saya nikmati sore harinya. Menurut saya enak, ini bentuknya:




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gamelan Pusaka Kraton Yogyakarta

Mengenal Lebih Dalam Anggrek Phalaenopsis amabilis, Bunga Nasional Indonesia

Phalaenopsis amabilis (L.) Blume adalah salah satu dari sekitar 36 jenis Anggrek anggota marga Phalaenopsis. Jenis anggrek ini sering dikenal dengan nama Anggrek Bulan. Padahal jika diperhatikan morfologi bunganya, Anggrek ini lebih mirip dengan kupu-kupu, sesuai dengan asal kata Phalaenopsis yakni “Phalaina”  yang berarti kumbang, kupu-kupu dan “Opsis” yang berarti bentuk. Oleh karena itu di beberapa negara Anggrek ini juga dikenal dengan nama Moth Orchid (Anggrek Kumbang).
Pembentukan genus Phalaenopsis dilakukan oleh ilmuwan dunia bernama Carl Blume pada tahun 1825  berdasarkan penemuan Phalaenopsis amabilis di Nusa Kambangan, Jawa Tengah. Sebelumnya Phalaenopsis amabilis pernah ditemukan terlebih dahulu oleh Rumphius pada 1750. Namun pada saat itu Rumphius mengidentifikasinya sebagai anggota marga Angraecum.
Phalaenopsis amabilis adalah anggrek epifit yang hidup menempel pada batang atau dahan tumbuhan berkayu. Batangnya sangat pendek dan tertutup oleh daun yang berbentuk jorong , t…

Kenali Tipe Anggrek lalu Tanam dengan Hati

Anggrek sudah dikenal luas semenjak 200 tahun yang lalu. Bahkan jauh sebelum masehi anggrek telah dikenal oleh masyarakat Asia Timur seperti Jepang dan China sebagai tanaman obat.
Di Indonesia Anggrek mulai dibudidayakan sejak 55 tahun lalu. Sepanjang itu pula, tidak hanya di Indonesia, melainkan hampir di seluruh dunia Anggrek dikenal sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang beraneka ragam bentuk, warna dan keindahannya dianggap belum tersaingi oleh bunga apapun. Sebagai tanaman hias Anggrek juga tidak mengenal trend dan selalu digemari apapun zamannya.
Namun demikian banyak yang beranggapan menanam Anggrek adalah hal yang sulit hingga banyak orang yang akhirnya memilih menyerah merawat Anggrek di halaman rumahnya.  Apalagi untuk membungakannya juga tidak mudah. Anggapan ini tak sepenuhnya salah karena Anggrek memang memiliki beberapa keistimewaan yang membuatnya memerlukan perlakuan sedikit berbeda dari tanaman lainnya. Selain itu harus diakui faktor tangan dingin seseorang ik…