Langsung ke konten utama

Menu Puasa Untuk Pria Baik-Baik


Salah satu atribut yang melekat pada Pria Baik-Baik adalah perihal selera makanannya. Mereka bukan omnivora yang menggemari semua jenis hidangan. Tapi mereka juga bukan pemilih yang hanya menyantap satu jenis olahan saja. Meskipun demikian Pria Baik-Baik biasanya kritis terhadap masakan dan rewel di dapur hingga sering turun tangan sendiri menyediakan dan menentukan apa yang hendak dimakannya.

Seperti dijelaskan di tulisan sebelumnya (Pria Baik-Baik bagian I) bahwa mereka tidak suka dengan fastfood apalagi dari gerai makanan franchise asing. Sebaliknya jenis makanan “rumahan” menjadi kegemarannya sepanjang hari tak terkecuali di bulan Ramadhan ini.

Nah, ini beberapa menu berbuka yang menjadi kesukaan mereka.
Green Soup with Love
Entah Apa
Es Entah Apa
Buah Segar
Tahu Sumedang | cemilang favorit

Sebaliknya, Pria Baik-Baik kurang menyukai hidangan semacam ini :


Lalu di mana nasi ?. Apa tidak makan nasi ?. Entahlah, tapi mereka cenderung tidak memilih nasi sebagai menu berbuka. Mereka makan nasi hanya saat sahur. Saat berbuka ?.
Sekali lagi, nasi bukan pilihan utama mereka.
Kecuali kalau mendapat takjil gratis di Masjid seperti ini, mereka dengan bahagia menerima


takjil gratis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gamelan Pusaka Kraton Yogyakarta

MILO CUBE, Cukup Dibeli Sekali Kemudian Lupakan

Alkisah, gara-gara “salah pergaulan" saya dibuat penasaran dengan Milo Cube. Akhirnya saya ikutan-ikutan membeli Milo bentuk kekinian tersebut.
Oleh karena agak sulit menemukannya di swalayan dan supermarket, saya memesannya melalui sebuah marketplace online. Di berbagai toko online Milo Cube dijual dengan harga bervariasi untuk varian isi 50 cube dan 100 cube. Varian yang berisi 100 cube yang saya beli rentang harganya Rp65.000-85.000.
Pada hari ketiga setelah memesan, Milo Cube akhirnya tiba di tangan saya. Saat membuka bungkusnya saya langsung berjumpa dengan 100 kotak mungil dengan bungkus kertas hijau bertuliskan “MILO” dan “ENERGY CUBE”. Ukurannya benar-benar kecil. Satu cube beratnya hanya 2,75 gram, sehingga totalnya 275 gram.
Tiba saatnya unboxing. Milo Cube ini berupa bubuk coklat yang dipadatkan sehingga menyerupai permen hisap. Tapi sebenarnya tak bisa disebut permen karena meski dipadatkan, agregat bubuk Milo ini mudah hancur saat terjatuh.
Dalam benak dan angan saya ter…

Mengenal Lebih Dalam Anggrek Phalaenopsis amabilis, Bunga Nasional Indonesia

Phalaenopsis amabilis (L.) Blume adalah salah satu dari sekitar 36 jenis Anggrek anggota marga Phalaenopsis. Jenis anggrek ini sering dikenal dengan nama Anggrek Bulan. Padahal jika diperhatikan morfologi bunganya, Anggrek ini lebih mirip dengan kupu-kupu, sesuai dengan asal kata Phalaenopsis yakni “Phalaina”  yang berarti kumbang, kupu-kupu dan “Opsis” yang berarti bentuk. Oleh karena itu di beberapa negara Anggrek ini juga dikenal dengan nama Moth Orchid (Anggrek Kumbang).
Pembentukan genus Phalaenopsis dilakukan oleh ilmuwan dunia bernama Carl Blume pada tahun 1825  berdasarkan penemuan Phalaenopsis amabilis di Nusa Kambangan, Jawa Tengah. Sebelumnya Phalaenopsis amabilis pernah ditemukan terlebih dahulu oleh Rumphius pada 1750. Namun pada saat itu Rumphius mengidentifikasinya sebagai anggota marga Angraecum.
Phalaenopsis amabilis adalah anggrek epifit yang hidup menempel pada batang atau dahan tumbuhan berkayu. Batangnya sangat pendek dan tertutup oleh daun yang berbentuk jorong , t…