Langsung ke konten utama

Soedirman, Buku yang Miskin Cerita

Soedirman adalah salah satu ikon utama perjuangan nasional bangsa Indonesia. Jenderal Besar yang lahir di Purbalingga, Jawa Tengah ini barangkali adalah gambaran lengkap dari seorang patriot dan pahlawan. 
Buku "Soedirman" (dok. pri).

Sayangnya, buku "Soedirman" dari penerbit Araska yang baru saya baca ini tidak berhasil merangkai profil kebesaran sang Jenderal secara menarik dan megah. Meski di bawah judul "Soedirman" terdapat keterangan "Riwayat Hidup, Perjuangan dan Kisah Cinta Sang Jenderal", tapi  buku ini seperti kekurangan bahan untuk menceritakan  hal-hal tersebut.

Selain kurang mendalam, beberapa informasi dalam buku ini juga kurang akurat. Inkonsistensi mengenai beberapa hal tentang Soedirman membuat pembaca bingung. Ditambah banyak kalimat yang susunannya tidak tepat.

Buku ini terlalu banyak mengulang-ngulang hal yang sama melalui kalimat-kalimat dan paragraf-paragraf yang dimunculkan beberapa kali. Bahkan ada sekitar 15 halaman yang bisa langsung dilewati dan tak perlu dibaca lagi.

Barangkali buku ini ditujukan sebagai biografi dan rangkuman perjalanan hidup Soedirman. Akan tetapi, membaca buku ini secara keseluruhan seperti disuguhi  kumpulan cerita yang sudah ada sebelumnya, kemudian dirangkai, tanpa banyak menghadirkan telaah baru atau informasi tambahan. Ketika buku ini memasukkan panjang lebar cerita fiksi dari novel tentang Soedirman, upaya untuk melengkapi informasi menjadi terlihat aneh dan dipaksakan.

Pada akhirnya bagi saya buku ini belum bisa menjadi referensi alternatif yang menarik tentang Jenderal Soedirman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gamelan Pusaka Kraton Yogyakarta

MILO CUBE, Cukup Dibeli Sekali Kemudian Lupakan

Alkisah, gara-gara “salah pergaulan" saya dibuat penasaran dengan Milo Cube. Akhirnya saya ikutan-ikutan membeli Milo bentuk kekinian tersebut.
Oleh karena agak sulit menemukannya di swalayan dan supermarket, saya memesannya melalui sebuah marketplace online. Di berbagai toko online Milo Cube dijual dengan harga bervariasi untuk varian isi 50 cube dan 100 cube. Varian yang berisi 100 cube yang saya beli rentang harganya Rp65.000-85.000.
Pada hari ketiga setelah memesan, Milo Cube akhirnya tiba di tangan saya. Saat membuka bungkusnya saya langsung berjumpa dengan 100 kotak mungil dengan bungkus kertas hijau bertuliskan “MILO” dan “ENERGY CUBE”. Ukurannya benar-benar kecil. Satu cube beratnya hanya 2,75 gram, sehingga totalnya 275 gram.
Tiba saatnya unboxing. Milo Cube ini berupa bubuk coklat yang dipadatkan sehingga menyerupai permen hisap. Tapi sebenarnya tak bisa disebut permen karena meski dipadatkan, agregat bubuk Milo ini mudah hancur saat terjatuh.
Dalam benak dan angan saya ter…

Kenali Tipe Anggrek lalu Tanam dengan Hati

Anggrek sudah dikenal luas semenjak 200 tahun yang lalu. Bahkan jauh sebelum masehi anggrek telah dikenal oleh masyarakat Asia Timur seperti Jepang dan China sebagai tanaman obat.
Di Indonesia Anggrek mulai dibudidayakan sejak 55 tahun lalu. Sepanjang itu pula, tidak hanya di Indonesia, melainkan hampir di seluruh dunia Anggrek dikenal sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang beraneka ragam bentuk, warna dan keindahannya dianggap belum tersaingi oleh bunga apapun. Sebagai tanaman hias Anggrek juga tidak mengenal trend dan selalu digemari apapun zamannya.
Namun demikian banyak yang beranggapan menanam Anggrek adalah hal yang sulit hingga banyak orang yang akhirnya memilih menyerah merawat Anggrek di halaman rumahnya.  Apalagi untuk membungakannya juga tidak mudah. Anggapan ini tak sepenuhnya salah karena Anggrek memang memiliki beberapa keistimewaan yang membuatnya memerlukan perlakuan sedikit berbeda dari tanaman lainnya. Selain itu harus diakui faktor tangan dingin seseorang ik…