Langsung ke konten utama

Soedirman, Buku yang Miskin Cerita

Soedirman adalah salah satu ikon utama perjuangan nasional bangsa Indonesia. Jenderal Besar yang lahir di Purbalingga, Jawa Tengah ini barangkali adalah gambaran lengkap dari seorang patriot dan pahlawan. 
Buku "Soedirman" (dok. pri).

Sayangnya, buku "Soedirman" dari penerbit Araska yang baru saya baca ini tidak berhasil merangkai profil kebesaran sang Jenderal secara menarik dan megah. Meski di bawah judul "Soedirman" terdapat keterangan "Riwayat Hidup, Perjuangan dan Kisah Cinta Sang Jenderal", tapi  buku ini seperti kekurangan bahan untuk menceritakan  hal-hal tersebut.

Selain kurang mendalam, beberapa informasi dalam buku ini juga kurang akurat. Inkonsistensi mengenai beberapa hal tentang Soedirman membuat pembaca bingung. Ditambah banyak kalimat yang susunannya tidak tepat.

Buku ini terlalu banyak mengulang-ngulang hal yang sama melalui kalimat-kalimat dan paragraf-paragraf yang dimunculkan beberapa kali. Bahkan ada sekitar 15 halaman yang bisa langsung dilewati dan tak perlu dibaca lagi.

Barangkali buku ini ditujukan sebagai biografi dan rangkuman perjalanan hidup Soedirman. Akan tetapi, membaca buku ini secara keseluruhan seperti disuguhi  kumpulan cerita yang sudah ada sebelumnya, kemudian dirangkai, tanpa banyak menghadirkan telaah baru atau informasi tambahan. Ketika buku ini memasukkan panjang lebar cerita fiksi dari novel tentang Soedirman, upaya untuk melengkapi informasi menjadi terlihat aneh dan dipaksakan.

Pada akhirnya bagi saya buku ini belum bisa menjadi referensi alternatif yang menarik tentang Jenderal Soedirman.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Gamelan Pusaka Kraton Yogyakarta

Mengenal Lebih Dalam Anggrek Phalaenopsis amabilis, Bunga Nasional Indonesia

Phalaenopsis amabilis (L.) Blume adalah salah satu dari sekitar 36 jenis Anggrek anggota marga Phalaenopsis. Jenis anggrek ini sering dikenal dengan nama Anggrek Bulan. Padahal jika diperhatikan morfologi bunganya, Anggrek ini lebih mirip dengan kupu-kupu, sesuai dengan asal kata Phalaenopsis yakni “Phalaina”  yang berarti kumbang, kupu-kupu dan “Opsis” yang berarti bentuk. Oleh karena itu di beberapa negara Anggrek ini juga dikenal dengan nama Moth Orchid (Anggrek Kumbang).
Pembentukan genus Phalaenopsis dilakukan oleh ilmuwan dunia bernama Carl Blume pada tahun 1825  berdasarkan penemuan Phalaenopsis amabilis di Nusa Kambangan, Jawa Tengah. Sebelumnya Phalaenopsis amabilis pernah ditemukan terlebih dahulu oleh Rumphius pada 1750. Namun pada saat itu Rumphius mengidentifikasinya sebagai anggota marga Angraecum.
Phalaenopsis amabilis adalah anggrek epifit yang hidup menempel pada batang atau dahan tumbuhan berkayu. Batangnya sangat pendek dan tertutup oleh daun yang berbentuk jorong , t…

Kenali Tipe Anggrek lalu Tanam dengan Hati

Anggrek sudah dikenal luas semenjak 200 tahun yang lalu. Bahkan jauh sebelum masehi anggrek telah dikenal oleh masyarakat Asia Timur seperti Jepang dan China sebagai tanaman obat.
Di Indonesia Anggrek mulai dibudidayakan sejak 55 tahun lalu. Sepanjang itu pula, tidak hanya di Indonesia, melainkan hampir di seluruh dunia Anggrek dikenal sebagai tanaman hias karena memiliki bunga yang beraneka ragam bentuk, warna dan keindahannya dianggap belum tersaingi oleh bunga apapun. Sebagai tanaman hias Anggrek juga tidak mengenal trend dan selalu digemari apapun zamannya.
Namun demikian banyak yang beranggapan menanam Anggrek adalah hal yang sulit hingga banyak orang yang akhirnya memilih menyerah merawat Anggrek di halaman rumahnya.  Apalagi untuk membungakannya juga tidak mudah. Anggapan ini tak sepenuhnya salah karena Anggrek memang memiliki beberapa keistimewaan yang membuatnya memerlukan perlakuan sedikit berbeda dari tanaman lainnya. Selain itu harus diakui faktor tangan dingin seseorang ik…