Langsung ke konten utama

KAHITNA dan Radio


"tak kusangka kita sama, tlah menyimpan getar cinta"
Kahitna dan Radio (dok. pri).

Jumat, 1 Februari 2019, hujan turun lagi dan masih saja turun hingga malam. Di kamar saya sedang intim bersama sebuah buku yang sudah terbeli setahun kemarin, tapi baru sempat saya baca seminggu terakhir. Membaca buku di malam hari sambil tiduran adalah kegiatan santai yang saya senangi meski hal itu harus ditebus dengan mengorbankan kesehatan mata saya yang akhirnya mencapai minus tiga, kanan-kiri pula.

Pukul 20.05 keintiman saya dengan buku sejenak terhenti. Penyebabnya karena mendengar lagu yang judulnya Cerita Cinta dari siaran i-radio Jakarta. Siaran itu saya dengar melalui HP. Kebiasaan saya selain membaca adalah mendengarkan radio di HP pada malam hari. Biasanya siaran itu tidak saya matikan sampai pagi. Dalam kondisi demikian siaran radio  seringkali menjadi pengantar tidur sekaligus alarm untuk bangun esok harinya.

Membaca buku selalu menyenangkan, tapi mendengarkan KAHITNA juga keasyikan yang lain. Maka demi keasyikan yang tiba-tiba datang malam itu saya menutup buku. Rasanya tak rela melewatkan begitu saja Cerita Cinta seolah baru pertama kali mendengarnya. Padahal, hampir setiap hari saya memutar lagu-lagu KAHITNA. Entah dari laptop, entah dari HP.  Saya bisa memutarnya sesuka hati. 

Tapi nyatanya saat lagu-lagu itu meluncur dari speaker radio masih saja muncul antusiasme yang berbeda. Seperti ada gairah yang meluap. Bahkan, kadang saya merasa tinggi hati tatkala ada radio yang memperdengarkan lagu-lagu KAHITNA. Merasa besar kepala saat penyiarnya berkata akan memutarkan sebuah lagu KAHITNA.

Setiap kali mendengar lagu KAHITNA melalui siaran radio, seperti mengulang rasa saat pertama kali jatuh cinta pada grup musik ini. Dan semua orang tahu bagaimana rasanya jatuh cinta pertama kali. 
(dok. pri).
Begitu senangnya mendengarkan lagu-lagu KAHITNA melalui radio, sampai-sampai saya pernah memiliki kebiasaan mencatat momen pemutaran lagu-lagu itu. Saya mencatatnya pada buku kecil bersampul merah bertuliskan KAHITNA. Buku itu adalah bagian dari paket merchandise resmi KAHITNA yang saya peroleh pada 2010 bersamaan dengan keluarnya album Lebih Dari Sekedar Cantik. Banyak soulmateKAHITNA pasti juga memiliki buku kecil itu. Sampai sekarang pun saya masih suka membawa buku itu ke manapun pergi karena terus tersimpan di dalam tas.

Kebiasaan mencatat lagu-lagu yang diputar di radio terjadi antara rentang waktu Mei 2010 hingga Juni 2011. Jadi kurang lebih setahun kebiasaan itu saya lakukan. 

Kadang tak peduli waktunya. Pada malam hari, saat sudah merebahkan diri di kasur sekalipun, saya akan bangun untuk mencatat lagu KAHITNA yang sedang diputar. Manakala sedang makan, saya akan berhenti sejenak, meletakkan sendok dan segera menjulurkan tangan ke dalam tas untuk mengambil buku tersebut. Judul lagu, jam saat lagu diputar atau saya dengar, nama radio, dan frekuensi radio yang memutarkannya, semuanya saya catat. Berikut ini salinan sebagian catatannya.

3 Mei 2010, 21.42, Mantan Terindah, i-radio
4 Mei 2010, 05.41, Untukku, Swaragama FM
6 Mei 2010, 05.44, Tak Sebebas Merpati, i-radio
8 Mei 2010, 13.44, Mantan Terindah, Tak Sebebas Merpati, Untukku, i-radio
8 Mei 2010, 21.45, Mantan Terindah, i-radio
11 Mei 2010, 18.50, Katakan Saja, i-radio
17 Mei 2010, 07.58, Mantan Terindah, i-radio
17 Mei 2010, 22.51, Mantan Terindah, i-radio
19 Mei 2010, 04.00, Andai Dia Tahu, Swaragama FM
19 Mei 2010, 21.01, Mantan Terindah, i-radio
20 Mei 2010, 11.58, Mantan Terindah, Unisi
20 Mei 2010, 12.58, Mantan Terindah, i-radio
21 Mei 2010, 23.02, Mantan Terindah, i-radio
25 Mei 2010, 21.41, Seandainya Aku Bisa Terbang, i-radio
26 Mei 2010, 23.44, Mantan Terindah, i-radio
2 Juni 2010, 22.25, Mantan Terindah, Yasika FM
2 Juni 2010, 23.12, Takkan Terganti, i-radio
3 Juni 2010, 11.19, Untukku, Unisi
3 Juni 2010, 22.46, Mantan Terindah, i-radio
5 Juni 2010, 19.07, Mantan Terindah, Yasika FM
6 Juni 2010, 20.41, Mantan Terindah, i-radio
7 Juni 2010, 18.41, Mantan Terindah, Eltira FM
8 Juni 2010, 04.26, Soulmate, Swaragama FM
8 Juni 2010, 16.39, Cantik, Retjo Buntung FM
8 Juni 2010, 23.27, Aku Dirimu Dirinya, 89,5 FM
9 Juni 2010, 19.52, Mantan Terindah, 107,2 FM
10 Juni 2010, 23.15, Mantan Terindah, Andai Dia Tahu, Untukku, i-radio
13 Juni 2010, 19.58, Soulmate, i-radio
13 Juni 2010, 20.19, Sampai Nanti, Trijaya FM
13 Juni 2010, 20.47, Mantan Terindah, Yasika FM
15 Juni 2010, 21.40, Andai Dia Tahu, i-radio
19 Juni 2010, 17.45, Mantan Terindah, i-radio
21 Juni 2010, 15.04, Mantan Terindah, i-radio
22 Juni 2010, 15.04, Mantan Terindah, Yasika FM
23 Juni 2010, 05.30, Mantan Terindah, Swaragama FM
24 Juni 2010, 06.44, Cerita Cinta, i-radio
24 Juni 2010, 19.57, Mantan Terindah, i-radio
26 Juni 2010, 08.29, Mantan Terindah, Retjo Buntung FM
26 Juni 2010, 19.15, Hampir Jadi, Megaswara FM
27 Juni 2010, 05.33-05.45, Mantan Terindah, Setahun Kemarin, Untukku, i-radio
6 Juli 2010, 01.30, Soulmate, Swaragama FM
6 Juli 2010, 05.56, Mantan Terindah, Swaragama FM
7 Juli 2010, 14.50, Mantan Terindah, UTY FM
8 Juli 2010, 15.04, Mantan Terindah, Yasika FM
15 Juli 2010, 14.46, Bintang, i-radio
16 Juli 2010, 13.48, Setahun Kemarin, Ceritan Cinta, Mentan Terindah, i-radio
17 Juli 2010, 09.50, Mantan Terindah, 106,9 FM
19 Juli 2010, 22.04, Bintang, i-radio
20 Juli 2010, 07.46, Mantan Terindah, Retjo Buntung FM
21 Juli 2010, 00.33, Tak Mampu Mendua, i-radio
22 Juli 2010, 22.04, Tak Sebebas Merpati, Swaragama FM
29 Juli 2010, 16.34, Mantan Terindah, Sonora FM
30 Juli 2010, 00.30, Mantan Terindah, Unisi FM
31 Juli 2010, 21.56, Mantan Terindah, Swaragama FM
1 Agustus 2010, 06.42, Mantan Terindah, Radio-Q
1 Agustus 2010, 22.14, Bintang, I-radio
3 Agustus 2010, 00.28, Hampir Jadi, Megaswara FM
3 Agustus 2010, 06.50, Cerita Cinta, i-radio
3 Agustus 2010, 07.15, Di Rantau, Rakosa Female Radio
4 Agustus 2010, 07.47, Mantan Terindah, 98,6 FM
11 Agustus 2010, 00.42, Cinta Sudah Lewat, i-radio
12 Agustus 2010, 12.47, Bintang, 87,6 FM
13 Agustus 2010, 06.51, Cantik, i-radio
15 Agustus 2010, 22.42, Bintang, i-radio
16 Agustus 2010, 00.06, Takkan Terganti, i-radio
22 Agustus 2010, 10.39, Mantan Terindah, Cantik, Andai Dia Tahu
25 Agustus 2010, 06.56, Soulmate, i-radio
29 Agustus 2010, 18.13, Untukku, i-radio
30 Agustus 2010, 06.41, Soulmate, i-radio
2 September 2010, 00.54, Aku Dirimu Dirinya, i-radio
2 September 2010, 09.03, Soulmate, i-radio
3 September 2010, 10.47, Mantan Terindah, Cantik, Andai Dia Tahu, i-radio
29 September 2010, 00.15, Cinta Sudah Lewat, i-radio
30 September 2010, 00.57, Cinta Sendiri, i-radio
6 Oktober 2010, 00.05, Cinta Sendiri, i-radio
7 Oktober 2010, 20.04, Andai Dia Tahu, Eltira FM
10 Oktober 2010, 18.30, Mantan Terindah, i-radio
12 Oktober 2010, 21.16, Sampai Nanti, Trijaya FM
24 Oktober 2010, 18.52, Insomnia, i-radio
30 Oktober 2010, 02.30, Soulmate, Swaragama FM
1 November 2010, 06.11, Nggak Ngerti, 100,9 FM
5 November 2010, 23.14, Mantan Terindah, Cantik, Andai Dia Tahu, i-radio
14 November 2010, 23.54, Seandainya Aku Bisa Terbang, i-radio
16 November 2010, 00.06, Mantan Terindah, i-radio
17 November 2010, 00.28, Setahun Kemarin, i-radio
26 November 2010, 00.33, Cinta Sendiri, i-radio
28 November 2010, 17.22, Bintang, i-radio
30 November 2010, 12.16, Bintang, i-radio
5 Desember 2010, 18.56, Menanti, i-radio
11 Desember 2010, 03.09, Takkan Terganti, Swaragama FM
20 Desember 2010, 08.28, Mentariku, i-radio
21 Desember 2010, 21.31, Cerita Cinta, i-radio
22 Desember 2010, 08.42, Menanti, i-radio
30 Desember 2010, 21.49, Tak Mampu Mendua, Swaragama FM
31 Desember 2010, 11.46, Tak Sebebas Merpati, i-radio
1 Januari 2011, 10.10, Untukku, i-radio
2 Januari 2011, 14.53, Tentang Diriku, i-radio
9 Januari 2011, 16.19, Bintang, i-radio
13 Januari 2011, 07.45, Cantik, i-radio
17 Januari 2011, 14.55, Bintang, Swaragama FM
18 Januari 2011, 08.16, Soulmate, i-radio
21 Januari 2011, 06.52, Sampai Nanti, i-radio
25 Januari 2011, 07.48, Cantik, i-radio
31 Januari 2011, 20.02, Bintang, i-radio
2 Februari 2011, 04.04, Merenda Kasih, Swaragama FM
4 Februari 2011, 10.51, Takkan Terganti, Setahun Kemarin, Tak Sebebas Merpati, i-radio
10 Februari 2011, 23.41, Takkan Terganti, Setahun Kemarin, Tak Sebebas Merpati, i-radio
11 Februari 2011, 23.06, Bintang, i-radio
13 Februari 2011, 19.40, Merenda Kasih, i-radio
14 Februari 2011, 01.07, Tak Mampu Mendua, Swaragama FM
Kahitna dan Radio (dok. pri).
Kebiasaan membuat catatan seperti di atas memang sudah tidak saya lakukan lagi sekarang. Oleh karena itu, catatan-catatan tersebut menjadi semacam memorabilia yang berkesan. Paling tidak setiap kali membuka ulang lembar demi lembar catatan itu, saya bisa tersenyum sendiri sambil mengingat apa saja yang terjadi pada hati ini dulu kala.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pacar yang Baik Bernama "Patjar Merah"

“Jokowi itu China, nama aslinya Wie Jo Koh. Dia juga kafir, waktu lahir nama Kristen-nya Herberthus”
Narasi tersebut barangkali masuk dalam jajaran hoaks paling keren abad ini. Dalam kitab besar “hoaks-mania", narasi itu mungkin dijumpai di kategori “paket hoaks premium” karena sasarannya tokoh besar dan terbukti memiliki dampak yang luas serta dahsyat. Banyak orang mempercayainya sampai ke dalam lubuk hati. Meski kemudian terbukti kebohongannya, tapi tetap diyakini: pokoknya Jokowi itu China kafir! Begitulah, hari demi hari kita semakin sering menjumpai aneka rupa orang dengan tampang yang mengesankan malasnya mereka membaca. Kepada dunia mereka konsisten memamerkan kebodohan.
Perlu digarisbawahi bahwa kebodohan diam-diam menular seperti virus yang bisa menjangkiti tubuh manusia. Abang ojek, penjual sayur, buruh pabrik, hingga orang-orang sebenarnya berilmu seperti mahasiswa, aktivis pemuda, guru, dokter, doktor, artis, bekas artis, dan ustad bisa dijangkiti kebodohan. Pendek kata …

Wajah Pangeran Diponegoro Mirip Jokowi

Untuk kali pertama, Babad Diponegoro yang telah ditetapkan sebagai Warisan Ingatan Dunia oleh UNESCO “dialihwahanakan” dalam bentuk visual. Sebanyak 51 lukisan dibuat secara khusus dengan mengacu pada pupuh-pupuh yang termuat dalam naskah Babad Diponegoro. Pemilihan kisah yang diangkat melibatkan para akademisi dan sejarawan. Sementara para pelukisnya merupakan seniman pilihan yang juga melakukan riset dan mengumpulkan informasi.

Hasilnya tercipta visual-visual indah sekaligus mengejutkan yang secara naratif menceritakan riwayat hidup Pangeran Diponegoro sejak kelahirannya. Semua lukisan itu bisa disimak dalam Pameran Sastra Rupa “Gambar Babad Diponegoro” yang berlangsung di Jogja Gallery, 1-24 Februari 2019.
Di antara semua lukisan yang dipamerkan, ada lukisan yang memiliki daya pikat khusus sehingga segera menarik perhatian manakala pertama kali manatapnya. Lukisan itu berjudul “Abdulrohim Jokowibowo Namaku”. 
Sigit Santoso membuatnya dengan cat minyak di atas kanvas berukuran 115x185 …

Selamat Tinggal TCASH, Selamat Datang LinkAja!

Sebuah sms saya terima pada 30 Januari 2019. Pengirimnya Bank Mandiri. Isinya pemberitahuan tentang platform digital baru bernama LinkAja! dengan menyinggung “masa depan” Mandiri e-cash, dompet uang elektronik yang selama ini saya miliki.

“Pengguna ecash yth, Mulai 01Mar2019 saldo mandiri e-cash Anda akan dipindahkan ke LinkAja. Nantikan LinkAja di Playstore&Appstore mulai 21Feb2019”.
Pemberitahuan itu lumayan mengagetkan. Saya pun segera mencari tahu kepastiannya kepada @Mandiricare lewat twitter dan dikonfirmasi bahwa benar adanya Mandiri E-cash akan berubah menjadi LinkAja. Selanjutnya saldo E-cash akan dipindahkan ke LinkAja.
Beberapa hari kemudian giliran sms dari TCash saya terima. Isinya kurang lebih sama soal peluncuran LinkAja pada 21 Februari 2019 sebagai pengganti aplikasi TCash Wallet yang akan segera dimatikan. Sama seperti saldo Ecash, saldo TCash pun akan dikonversi menjadi saldo LinkAja.
Belakangan pada 20 Februari 2019 sms pemberitahuan datang lagi baik dari Bank Mand…