Langsung ke konten utama

Postingan

Seru! Agustusan Bersama Ikan dan Lumpur

Pernah ikut lomba menangkap ikan?. Saya sih belum dan nggak tertarik ikut. Selain karena tak makan ikan air tawar, saya juga  tak bisa menangkap ikan. Tapi saya tahu kalau lomba menangkap ikan, apalagi di tengah kolam adalah keseruan yang menghibur. Seperti yang saya saksikan di lomba Agustusan HUT RI ke-70 tahun ini. Di sebuah kolam puluhan warga mengikuti lomba yang diadakan gratis. Warga antusias karena berapapun ikan yang berhasil ditangkap akan menjadi milik mereka dan bisa dibawa pulang secara cuma-cuma. Puluhan kilogram ikan bawal dan lele ditebar secara bertahap oleh panitia ke kolam berukuran sekitar 8x3 meter. Setelah aba-aba diberikan peserta pun serentak menceburkan diri ke dalam kolam. Air kolam yang awalnya jernih seketika berubah menjadi coklat pekat bercampur lumpur. Kelompok anak-anak mendapat giliran pertama. Selama 1 jam mereka diberi kesempatan berlomba menangkap sebanyak mungkin ikan dengan tangan mereka.  Aksi anak-a...

BNI-UGM Foodpark: Mendidik Kaum Terdidik

Instrumen pembayaran non-tunai sedang digalakkan di Indonesia. Terutama setelah Bank Indonesia mencanangkan Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) pada 14 Agustus 2014. Berbagai upaya pun dilakukan untuk mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat agar mau memanfaatkan alat pembayaran non tunai dalam berbagai transaksi. Menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai perguruan tinggi nomor satu di Indonesia, BNI membangun Foodpark sebagai kantin yang mengusung konsep edukasi dan gaya hidup go green. BNI-UGM Foodpark merupakan bagian dari tanggung jawab sosial BNI dalam memberikan edukasi kepada masyarakat tentang sistem pembayaran yang efisien dan aman.   BNI-UGM Foodpark adalah salah satu cara BNI memasyarakatkan penggunaan uang elektronik atau e-money sebagai bagian dari upaya memuwujudkan Less Cash Society (LCS). M enurut Bank Indonesia trend penggunaan uang elektronik di Indonesia terus meningkat. Pada tahun 2013 rata-rata harian nominal transaksi uang elekt...

Mudik ke Klaten, Menyantap Sate Tanpa Tusuk

Tradisi mudik setiap lebaran tak hanya menjadi momen menjenguk kampung halaman untuk bersilaturahmi bersama keluarga dan kerabat. Namun juga menikmati kuliner khas daerah. Pada saat mudik ke tempat kelahiran orang tua di Klaten, Jawa Tengah, sayapun tak melewatkan kesempatan untuk singgah di warung sate kambing “Pojok Canan” yang terletak di tepi jalan raya Canan, Kecamatan Wedi. Terakhir kali saya menyantap sate kambing “Pojok Canan” adalah tahun 2012. Itu sebabnya saya tak menunda waktu ketika mengetahui warung ini buka pada hari lebaran kedua yang lalu. Saya singgah di warung sate “Pojok Canan” sekitar jam 2 siang, sesaat setelah memasuki kota Klaten setelah menempuh perjalanan mudik 7 jam. Lapar yang sudah tak mampu dibendung seolah meminta saya untuk segera memesan seporsi sate kambing yang jadi andalan warung ini selain tongseng kambing. DI Klaten, menyantap sate kambing sudah menjadi kebiasaan warganya. Dari siang hingga malam banyak penjual sate d...