“Petunjuk dari bapak penjual wedang tahu di Jalan Depok menuntun saya memasuki lorong-lorong sempit di Kembang Paes. Dimulai dari tempat itu, langkah kaki menuju rumah masa kecil Nh. Dini dilalui dari lorong ke lorong” Lorong Jalan Sekayu di muka rumah Nh. Dini (dok.pribadi). Semarang teduh dan tenang pada Minggu (19/2/2023) pagi. Dari lantai 3 penginapan, Jalan Depok seperti masih enggan menggeliat. Belum banyak kendaraan lalu lalang. Pertokoan dan bangunan di sepanjang jalan banyak yang masih menutup pintu. Padahal ini salah satu jalan besar di tengah Kota Semarang. Barangkali karena waktu baru menunjukkan pukul enam lewat. Setengah jam kemudian dari ruangan resepsionis, sebelum mengembalikan kunci kamar, saya sempatkan melongok lagi ke arah Jalan Depok. Kali ini situasi sedikit lebih ramai. Beberapa orang berpakaian rapi melintas, menyeberang, lalu mengarah ke terusan yang sama. Semuanya berjalan kaki. Saya menduga mereka hendak pergi ke gereja untuk beribadah Minggu. Menginap ...
di sini dan di ujung jalan itu